SUKET TEKI (arti lirik)
Created By: Didi Kempot
Aransement By: NDX AKA
Arti by: Muhammad Umar Ibrahim
Intro:
Aku tak sing ngalah (Lebih baik Saya Saja Yang mengalah)
Trimo mundur (Lebih Baik Mundur)
Trimo mundur (Lebih Baik Mundur)
Timbang loro ati (Daripada Sakit Hati)
Tak uyako (Walaupun
Aku Mengejarmu)
Wong kowe wis lali (Pabila
Kamu sudah Lupa)
Ora bakal bali (Tidak Mungkin akan Kembali)
Ora bakal bali (Tidak Mungkin akan Kembali)
Paribasan awak (Bagaikan Peribahasa, Badan..)
Urip karibalung (Hidup Hanya Tinggal Tulang Saja)
Lilo tak lakoni (Rela Ku Jalani)
Lilo tak lakoni (Rela Ku Jalani)
Jebule janjimu (Ternyata Begini Janjimu)
Jebule sumpahmu (Rupanya
Begini Sumpahmu)
Ra biso digugu (Tidak Dapat Dipertanggungjawabkan)
Ra biso digugu (Tidak Dapat Dipertanggungjawabkan)
Reff 1:
Wong salah ora gelem ngaku salah (Siapa yang salah namun tidak mau mengakui
kesalahannya)
Suwe-suwe sopo wonge sing betah (siapa yang betah lama-lama bersama orang seperti itu)
Mripatku uwis ngerti sak nyatane (aku sudah tahu dengan mata kepalaku sendiri)
Kowe selak golek menangmu dewe (kamu hanya ingin menang sendiri)
Tak tandur pari jebul tukule malah suket teki (Ibarat menanam padi tapi yang tumbuh malah suket teki)
Suwe-suwe sopo wonge sing betah (siapa yang betah lama-lama bersama orang seperti itu)
Mripatku uwis ngerti sak nyatane (aku sudah tahu dengan mata kepalaku sendiri)
Kowe selak golek menangmu dewe (kamu hanya ingin menang sendiri)
Tak tandur pari jebul tukule malah suket teki (Ibarat menanam padi tapi yang tumbuh malah suket teki)
Rap:
Wes tak kandani nek kawin ojo kesusu (sudah aku katakan, pabila menikah
janganlah terburu-buru)
Nanging koe ora krungu opo ora gugu (entah kamu tidak mendengarkan atau tidak mau menuruti perkataanku)
Iki akibate saiki bojomu mlayu (inilah akibatnya yaitu pasanganmu melarikan diri)
Amergo ra biso nrimo abote sanggamu (sebab tidak kuat menanggung beratnya permintaanmu)
Nanging koe ora krungu opo ora gugu (entah kamu tidak mendengarkan atau tidak mau menuruti perkataanku)
Iki akibate saiki bojomu mlayu (inilah akibatnya yaitu pasanganmu melarikan diri)
Amergo ra biso nrimo abote sanggamu (sebab tidak kuat menanggung beratnya permintaanmu)
Ngalor ngidul ngetan ngulon golek uttang dinggo mangan (keutara, keselatan, ketimur, kebarat cari
hutang demi bisa makan)
Mergo sak tenane koe durung siap omah-omahan (karena sesungguhnya kamu belum siap
berumah-tangga)
Makane rungokno (makanya simak baik-baik)
Makane rungokno (makanya simak baik-baik)
Nek wong tuomu ngomong (saat
dinasehati orang tuamu)
Ojo waton ngegas kenceng (jangan malah membantah dengan argumen tanpa pengalaman)
Ojo waton ngegas kenceng (jangan malah membantah dengan argumen tanpa pengalaman)
Jebul rem.mu kui blong (padahal
kamu tidak memiliki kuasa untuk menghentikan apa yang sudah terlanjur terjadi)
Reff 2:
Wong salah ora gelem ngaku salah (Siapa yang salah namun tidak mau mengakui
kesalahannya)
Suwe-suwe sopo wonge sing betah (siapa yang betah lama-lama bersama orang seperti itu)
Mripatku uwis ngerti sak nyatane (aku sudah tahu dengan mata kepalaku sendiri)
Kowe selak golek menangmu dewe (kamu hanya ingin menang sendiri)
Tak tandur pari jebul tukule malah suket teki (Ibarat menanam padi tapi yang tumbuh malah suket teki)
Suwe-suwe sopo wonge sing betah (siapa yang betah lama-lama bersama orang seperti itu)
Mripatku uwis ngerti sak nyatane (aku sudah tahu dengan mata kepalaku sendiri)
Kowe selak golek menangmu dewe (kamu hanya ingin menang sendiri)
Tak tandur pari jebul tukule malah suket teki (Ibarat menanam padi tapi yang tumbuh malah suket teki)
(Back to
Reff 2)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya yakin dan percaya bahwa para pembaca sekalian merupakan insan yang mulia, maka saya harap pembaca sekalian dapat berkomentar dengan sopan dan tidak anarkis😁